Part 2 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic
I Pendahuluan:
Parameter yang mengendalikan karakteristik sistem geotermal meliputi:
- Suhu reservoir
- Jenis fluida reservoir
- Jenis batuan reservoir
- Sifat sumber panas
Di antara semua itu, sifat sumber panas merupakan faktor yang sangat penting. Sumber panas ini dapat dikelompokkan sebagai berikut:
- Magma di dalam kerak bumi (bersifat lokal atau luas)
- Sumber panas non-magmatik di dalam kerak bumi
- Aliran panas secara konduktif di kerak bumi bagian atas
Klasifikasi Berdasarkan Suhu Reservoir
Sistem geotermal
juga dapat diklasifikasikan berdasarkan suhu reservoir pada kedalaman sekitar 1
km (dipilih secara arbitrer) sebagai parameter pembeda.
Berikut klasifikasinya:
- Sistem suhu tinggi (High-T): suhu > 225°C
- Sistem suhu menengah (Intermediate-T): suhu 125–225°C
- Sistem suhu rendah (Low-T): suhu < 125°C
Manifestasi Permukaan dan Output Panas
Oleh karena itu, digunakan istilah seperti “manifestasi yang
terkait dengan sistem suhu tinggi” sebagai istilah khusus.
Namun, tidak semua sistem geotermal—terutama yang hampir stagnan—memiliki
manifestasi permukaan.
Komentar
Posting Komentar