Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 5, 2022

Interpretasi Heat Source menggunakan data Gravity?

Gambar
Apa yang bisa kita pelajari dari interpretasi gravity anomali sebelumnya?  1. kita harus lihat setting tektonik 2. Magmanya berupa apa? apakah silisic ( magma that contains more than ~63 percent silica and is generally viscous, gas-rich, and tends to erupt explosively ) atau basaltik      Interpretasi anomali positif dalam setting geologi vulkano biasanya magma dengan basalti to andesitik baik aktif, punah dan dormant . Interpratasi anomali  negatif dalam setting geologi vulkano biasanya magma dengan andesitik to rhyolitik baik aktif, punah dan dormant. dapat kembali di lihat dari interpretasi anomali sebelumnya Daftar pustaka : Rymer, H., and G. C. Brown. "Gravity fields and the interpretation of volcanic structures: geological discrimination and temporal evolution." Journal of Volcanology and Geothermal Research 27.3-4 (1986): 229-254.

Interpretasi metode Gravity. Bagian 2.

Interpretasi Gravity Negative anomali Studi kasus 3 gunung stratovolcano yang mature, extinct or dormant yang telah meletuskan ignimbrite (penciri adanya kaldera) dan pumice (review by Yokoyama, 1963). Yokoyama (1969) mengungkapkan anomali negatif yang besar tetapi survey gravity tidak lengkap dan tidak luas secara lateral. Gambar. contoh profile anomali kaldera di japan stratovolcano, Shikotsu (Yokoyama,1969)  Kaldera silika yang sudah punah dan bertipe anomali gravitasi negatif Daftar pustaka : Rymer, H., and G. C. Brown. "Gravity fields and the interpretation of volcanic structures: geological discrimination and temporal evolution." Journal of Volcanology and Geothermal Research 27.3-4 (1986): 229-254. Yokoyama, I., 1969. The sub-surface structure of Oosima volcano, Izu. J. Phys. Earth, 17 : 55--68.  Yokoyama, I., 1981. A geophysical interpretation of the 1883 Krakatoa eruption. J. Volcanol. Geotherm.  Res., 9: 359--378. Yokoyama, I., and Hadikusumo, D., 1969. ...