Asal mula panasbumi (1.Earth Composition)
Sebelum kita mengetahui asal mula terbentuknya panasbumi dari bawah permukaan, kita pahami dulu bagaimana terjadinya proses lempeng tektonik => dari sini kita akan pelajari dulu struktur interior bumi & komposisi bumi.
1. Komposisi Bumi (Earth composition)
Bumi ini memiliki bentuk yang menyerupai bola yang tidak sempurna. Jari-jari Bumi dari permukaan menuju pusat memiliki jarak 6.371 km. Dikarenakan, akibat dari efek rotasi Bumi yang menghasilkan gaya sentrifugal, maka nilai jari-jari Bumi akan lebih besar di daerah ekuator, yaitu sekitar 6.378 km. Sebaliknya, jari-jari Bumi akan bernilai minimum di daerah kutub, yaitu 6.357 km.
Bagian - bagian utama Bumi dari Bumi yang terlihat pada gambar 1, yaitu:
1. Inti yang terdiri dari 2 bagian.
a. Bagian Dalam : bersifat padat, unsur besi (Fe) dengan jari - jari 1216 Km.
b. Bagian Luar : bersifat cair, unsur metal dengan ketebalan 2270 Km.
2. Mantel Bumi memiliki tebal 2885 Km, terdiri dari batuan padat
3. Kerak Bumi, relatif ringan dan merupakan 'kulit luar' dari Bumi, dengan ketebalan antara 5 hingga 40 Km
| Gambar 1. Struktur interior Bumi dan Grafik Velocity dan Density [Seismologi, 2018] |
Pada gambar 1, diperlihatkan bagian utama/ struktur interior Bumi dengan diikuti oleh adanya rambatan gelombang P dan S oleh suatu sumber seismik. Karakter dari seismik (gelombang gempa) di dalam Bumi diperlihatkan oleh gelombang S (blue colour) yang tidak merambat pada inti Bumi bagian luar (Outer core) sedangkan gelombang P (red colour) merambat baik pada inti Bumi bagian luar dan inti Bumi bagian dalam. Untuk Densitas yang ditunjukkan dengan green colour terlihat semakin kedalam maka semakin besar densitas yang dimiliki oleh bumi.
Berdasarkan sifat gelombang P dan S, dapat disimpulkan bahwa inti Bumi bagian luar berfasa cair, sedangkan inti Bumi bagian dalam bersifat padat. Pada kecepatan rambat gelombang P dari bagian mantel luar (lower mantle) ke arah inti Bumi bagian luar menjadi lambat dikarenakan adanya suatu material yang berfase semi-plastis yang dikenal sebagai kerakbumi yang saling bergerak.
Komposisi Bumi, dipelajari dengan:
A. Data Gempa
B. Landaian panasbumi (Geothermal gradient)
C. Meteorit
D. Xenolith and Xenocryst
E. Data hasil eksperimen labo
Referensi :
1. Noor, D. (2012). Pengantar Geologi (2nd ed.). Pakuan University press.
2. Simprug. (2018). Week 1 - Seismology. Pembelajaran Dasar Seismologi. Jakarta Selatan.
Komentar
Posting Komentar