Asal mula panasbumi (2.Interior structure)

 Sebelum kita mengetahui asal mula terbentuknya panasbumi dari bawah permukaan, kita pahami dulu bagaimana terjadinya proses lempeng tektonik => dari sini kita akan pelajari dulu struktur interior bumi & komposisi bumi.

2. Struktur Interior (Interior structure)

    Struktur Bumi dapat kita lihat pada gambar 2, yaitu:

    A. Kerak Bumi adalah bagian luar Bumi yang dapat dibagi menjadi kerak samudera (Oceanic crust)  dan kerak benua (Continental crust), memiliki ketebalan 5-80 km, didominasi oleh feldspar dan mineral silika lainnya. Kerak dengan mantel dibatasi oleh Mohorovivic Discontinuity.

Gambar 2. Struktur interior Bumi [Sains dan Teknologi panasbumi, 2019]



  

    B. Mantel atau selubung terdiri dari bagian atas dan bawah. Mantel atas, membentuk litosfer dan kerak bumi dengan kedalaman 7 - 450 Km. Untuk zona transisi di kedalaman 410 - 660 Km, lalu lapisan mantel bawah yang terletak di kedalaman 660 - 2.891 Km.

Gambar 2.A. Bagian Mantel Bumi [konsepgeografi, 2017]

Selimut Bumi dibagi menjadi 3 bagian, yaitu litosfer, astenosfer, dan mesosfer.

       1. Litosfer merupakan lapisan terluar dari selimut bumi dan tersusun atas materi-materi padat terutama batuan. Lapisan litosfer tebalnya mencapai 50-100 Km. Bersama-sama dengan kerak Bumi, kedua lapisan ini disebut lempeng litosfer. Litosfer terdiri dari bagian yang bergerak dan bersifat rigid yang dinamakan lempeng (plate). Lempeng-lempeng tersebut bergerak saling berpisah, bertumbukan dan bergeser yang menyebabkan kedinamikaan bumi → teori tektonik lempeng.

        2. Astenosfer merupakan lapisan yang terletak di bawah lapisan litosfer. Lapisan yang tebalnya 100-400 Km ini diduga sebagai tempat formasi magma (magma induk).

        3. Mesosfer merupakan lapisan yang terletak di bawah lapisan astenosfer. Lapisan ini tebalnya 2.400-2.700 Km dan tersusun dari campuran batuan basa dan besi.

    Inti Bumi dibungkus oleh mantel yang berkomposisi kaya magnesium. Inti dan mantel dibatasi oleh Gutenberg Discontinuity. Mantel bumi terbagi menjadi dua yaitu mantel atas yang bersifat plastis sampai semiplastis memiliki kedalaman sampai 400 km. Mantel bawah bersifat padat dan memiliki kedalaman sampai 2900 km.

C. Inti Bumi luar berdasarkan penyelidikan seismik, bagian inti Bumi memiliki struktur yang cair. Lapisan inti luar diprediksi memiliki kepadatan yang jauh lebih tinggi daripada mantel atau kerak, berkisar antara 9.900 dan 12.200 Kg/m3. Inti luar memiliki ketebalan 2.300 Km, dengan radius kurang lebih 3.400 Km. Inti luar dibentuk oleh besi, nikel, dan sejumlah elemen ringan. Diperkirakan, lapisan ini memiliki suhu 4.030° - 5.730° C.  Antara inti Bumi luar dan Inti Bumi bagian dalam dibatasi oleh Lehman discontinuity.

D. Inti Bumi dalam memiliki komposisi yang sama dengan inti luar, tetapi lebih padat. Inti dalam memiliki radius seluas 1.200 Km atau sekitar 70 % dari jari-jari bulan. Suhu inti dalam diperkirakan sekitar 5.400° C. Meski suhu inti dalam tinggi, tetapi tekanan lingkungannya juga tinggi, yaitu sekitar 330 - 360 gigapascal. Hal ini yang menyebabkan besi dan logam lainnya tidak meleleh dan cenderung memadat pada lapisan ini. 


Baca selengkapnya di artikel "Apa Saja Karakteristik Lapisan-lapisan Bumi?", https://tirto.id/galX
Gambar 2.B. Temperature di dalam bumi [Sains dan Teknologi panasbumi, 2019]


Baca selengkapnya di artikel "Apa Saja Karakteristik Lapisan-lapisan Bumi?", https://tirto.id/galX
Berdasarkan penyelidikan seismik, bagian inti bumi memiliki struktur yang cair. Lapisan inti luar diprediksi memiliki kepadatan yang jauh lebih tinggi daripada mantel atau kerak, berkisar antara 9.900 dan 12.200 kg/m3. Inti luar memiliki ketebalan 2.300 kilometer, dengan radius kurang lebih 3.400 kilometer. Inti luar dibentuk oleh besi, nikel, dan sejumlah elemen ringan. Diperkirakan, lapisan ini memiliki suhu 4.030° hingga 5.730° Celcius.

Baca selengkapnya di artikel "Apa Saja Karakteristik Lapisan-lapisan Bumi?", https://tirto.id/galX

    Pada gambar 2B ini, dapat disimpulkan bahwa semakin dalam maka temperatur akan semakin panas

Referensi : 

                    1. Nancy, Y., & Perwitasari, N. H. (2021, February 17). Apa Saja Karakteristik Lapisan-lapisan Bumi? tirto.id. https://tirto.id/apa-saja-karakteristik-lapisan-lapisan-bumi-galX. 

                    2.  Simprug. (n.d.). Week 1 - Sains dan Teknologi panasbumi. Pembelajaran Dasar panasbumi. Jakarta Selatan.





Komentar

  1. Terimakasih, saya semakin ingat kembali pelajaran dulu. Terus berkarya ya!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih, stay tune tuk postingan baru ya!!

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memahami tentang koreksi Free-air didalam Geofisika dan Geodesi

Part 3 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic

Part 2 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic