Asal mula panasbumi (3B.Tektonik Lempeng)


 Tektonik Lempeng ( Divergent, convergent, transform boundary)

              Back to the interior structure, gambar 1 menggambarkan bagaimana benua dan cekungan laut membentuk bagian atas lempeng dimana lempeng tektonik bergerak di atas astenosfer, benua dan lautan bergerak bersama dan lempeng tektonik ini bergerak relatif satu sama lain yang kita kenal sebagai 3 interaksi lempeng.

Gambar 1. Pergerakan lempeng [Introduction to physical geology, 1998]   

      A. Divergent boundary

Gambar 2. Ilustrasi divergen [Introduction to physical geology, 1998]

    Batas divergen biasa di panggil spreading center dan a rift zone, adalah batas antar lempeng yang saling menjauh satu dan lainnya. Hal ini disebabkan karena adanya gaya tarik (tensional force) yang mengakibatkan naiknya magma kepermukaan dan membentuk material baru berupa lava yang kemudian berdampak pada lempeng yang saling menjauh.

Tabel 1. Karakteristik dan contoh dari lempeng tektonik Divergent
[Introduction to physical geology, 1998]

  

    B. Convergent boundary

Gambar 3. Ilustrasi konvergen [Introduction to physical geology, 1998]

Terjadi ketika dua lempeng bertemu, lempeng yang lebih padat menyelam ke bawah yang lebih ringan dan tenggelam ke dalam mantel. Proses ini disebut subduksi (subduction zone).

Pada batas lempeng konvergen, dua lempeng litosfer bergerak ke arah satu sama lain. Konvergensi dapat terjadi :

(1) antara lempeng yang membawa kerak samudera (Oceanic Crust) dan yang lainnya membawa kerak benua (Continental Crust),
(2) antara dua lempeng yang membawa samudra kerak bumi, dan
 
(3) antara dua lempeng yang membawa kerak benua. Perbedaan kepadatan menentukan apa yang terjadi dimana dua lempeng bertemu .

Pada nomor 2 dan 3 adalah proses Obduksi dimana batas lempeng yang merupakan hasil tumbukan lempeng benua dengan benua yang membentuk suatu rangkaian pegunungan.

Tabel 2. Karakteristik dan contoh dari lempeng tektonik konvergent
[Introduction to physical geology, 1998]

 

C. Transform boundary

Gambar 4. Ilustrasi transform [Introduction to physical geology, 1998]
 

Transform adalah batas antar lempeng yang saling berpapasan dan saling bergeser satu dan lainnya menghasilkan suatu sesar mendatar jenis Strike Slip Fault. Berdasarkan teori tektonik lempeng, lempeng-lempeng yang ada saling bergerak dan berinteraksi satu dengan lainnya. Pergerakan lempeng lempeng tersebut juga secara tidak langsung dipengaruhi oleh rotasi bumi pada sumbunya. Sebagaimana diketahui bahwa kecepatan rotasi yang terjadi bola bumi akan akan semakin cepat ke arah ekuator.

Tabel 3. Karakteristik dan contoh dari lempeng tektonik transform
[Introduction to physical geology, 1998]


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memahami tentang koreksi Free-air didalam Geofisika dan Geodesi

Part 3 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic

Part 2 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic