Part 7 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic

 

 (Hochstein and Browne,2000)

Manifestasi dengan sistem dominasi air (Liquid Dominated System)

semua manifestasi di bagian tengah reservoir berasal dari uap yang naik dan dilepaskan melalui fumarol serta sebagian kecil steaming ground. Uap yang terkondensasi, bersama dengan gas H₂S yang teroksidasi, biasanya minor mata air panas asam (acid hot springs). 

Uap dan CO₂ dapat keluar bersama melalui kolam lumpur panas (mudpool), atau CO₂ yang terpisah (jarang disertai H₂S) dapat keluar ke permukaan dan menghasilkan fitur pelepasan gas yang khas dengan nama lokal: misalnya kaipohan di Filipina, putizza di Italia. 

Di bagian lereng bawah, CO₂ yang naik larut dalam air tanah yang terperangkap (perched groundwater) dan menghasilkan warm springs yang mengeluarkan air bikarbonat (HCO₃).

 Gambar diatas juga mengindikasikan karena banyaknya pengaturan hidrologi yang mengalir keluar (outflow) dengan pH netral dan air klorida. Endapan silika sebagian menyegel zona outflow dari keluarnya air permukaan. Di mana aliran keluar ini muncul di lembah atau pada elevasi yang lebih rendah, terdapat mata air panas dan kolam panas (sering mendidih dan menempati kawah erupsi hidrotermal atau pelarutan). Beberapa manifestasi di sini mengeluarkan campuran air panas dan uap (spouting spring and geyser).

Lebih jauh ke Hilir, air campuran klorida–bikarbonat dapat keluar sebagai mata air hangat dan rembesan (seepage), beberapa di antaranya dengan endapan travertin (terutama CaCO₃).

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memahami tentang koreksi Free-air didalam Geofisika dan Geodesi

Part 3 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic

Part 2 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic