Konveksi & konduksi panabumi

 Perpindahan geothermal system tejadi secara conduction or convection.
 

   Perpindahan secara konduksi adalah perpindahan panas pada batuan/ material padat biasanya terjadi pada clay cap dan heat source. Untuk konveksi adalah perpindahan panas yang terjadi didalam fluida, terjadi pada reservoir. Dapat dilihat pada gambar di bawah dimana adanya perpindahan panas dan alterasi mineral yang terjadi pada geothermal system.  

Gambar 1. [Left] Model konseptual dengan cross section geothermal system 150 - 200 C & [Right] Temperature & Alteration Mineral vs Depth  [Geothermal Resources ,2009 & Rybach, muffrel 1981]

     Pada heat source terjadi proses konduksi dengan menghasilkan banyak mineral chlorite. Proses reservoar diindikasikan adanya rekahan, fluida sehingga perpindahan panas yang terjadi secara konveksi dengan mineral – mineral yang terbentuk ada illite,adularia dan epidot. Di clay cap diindikasikan tidak ada fluida sehingga proses perpindahan panas terjadi secara konduksi dengan mineral yang terbentuk smectite illite dimana mineral ini merupakan mineral konduktif.

Referensi :

                1.Cumming, W. 2009. Geothermal resource conceptual models using surface exploration data. Thirty-fourth Workshop on Geothermal Reservoir Engineering, Stanford University, California 

                        2. Rybach, muffrel 1981


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memahami tentang koreksi Free-air didalam Geofisika dan Geodesi

Part 3 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic

Part 2 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic