Postingan

Part 8 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic

Gambar
    (Hochstein and Browne,2000) Manifestasi dengan sistem dominasi 2 fase (Two-phase System) Sistem dua fase hanya dapat dikenali apabila sumur-sumur pengeboran menembus zona dua fase yang dalam dan konsisten.  Disini prospek Olkaria (Kenya) merupakan contoh sistem dua fase alami sebelum dieksploitasi. Di sana terdapat area luas berupa tanah beruap ( steaming ground ) dengan aktivitas fumarol yyang sedikit. Hampir seluruh panas dari reservoir besar ini ditransfer ke permukaan melalui uap yang naik ( ascending steam ) dan kemudian mengembun di kedalaman dangkal, sehingga mempertahankan mekanisme transfer panas secara dominan konduktif ke permukaan, dengan hanya sedikit aktivitas fumarol. Tidak terdapat pelepasan cairan yang signifikan, kecuali beberapa warm spring minor yang mengeluarkan sedikit kondensat. Fossil sinter  menunjukkan laju infiltrasi lebih tinggi di masa lalu, beberapa reservoir merupakan sistem dominasi air  ada juga yang mengeluarkan air panas k...

Part 7 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic

Gambar
   (Hochstein and Browne,2000) Manifestasi dengan sistem dominasi air (Liquid Dominated System) semua manifestasi di bagian tengah reservoir berasal dari uap yang naik dan dilepaskan melalui fumarol serta sebagian kecil steaming ground . Uap yang terkondensasi, bersama dengan gas H₂S yang teroksidasi, biasanya minor mata air panas asam ( acid hot springs ).  Uap dan CO₂ dapat keluar bersama melalui kolam lumpur panas ( mudpool ) , atau CO₂ yang terpisah (jarang disertai H₂S) dapat keluar ke permukaan dan menghasilkan fitur pelepasan gas yang khas dengan nama lokal: misalnya kaipohan di Filipina, putizza di Italia.  Di bagian lereng bawah, CO₂ yang naik larut dalam air tanah yang terperangkap (perched groundwater) dan menghasilkan warm springs  yang mengeluarkan air bikarbonat (HCO₃).  Gambar diatas juga mengindikasikan karena banyaknya pengaturan hidrologi yang mengalir keluar ( outflow ) dengan pH netral dan air klorida. Endapan silika sebagian meny...

Part 9 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic

Gambar
 🌋 Manifestasi Sistem Dominan Uap    modified from Hocstein,1990 and Hocstein and Browne, 2000  Transfer panas berlangsung secara dominan melalui uap yang naik dari lapisan tebal tersembunyi yang mengandung kondensat berupa air bikarbonat dengan pH hampir netral (lihat Gambar).  Lapisan kondensat ini, bersama dengan zona alterasi intensif, dapat berfungsi sebagai penutup yang membatasi (confining cover dan caprock ). Tanah beruap dan fumarol merupakan manifestasi umum;  selain itu, kondensat asam minor membentuk kolam panas berlumpur dan danau asam kecil dengan debit massa yang sangat rendah.  Permeabilitas rendah dari batuan yang mengelilingi reservoir ini mencegah terjadinya aliran massa yang signifikan, meskipun terdapat mata air bikarbonat–sulfat dangkal dan minor sekitar 15 km dari lapangan area geotermal seperti Darajat.  Tidak ditemukan mata air klorida netral pH di lereng bawah, dan ketiadaan ini kemungkinan merupakan ciri paling khas da...

Part 6 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic

Gambar
 🌋 A. Manifestasi Sistem Hidrotermal yang Terkait dengan Pusat Vulkanik Tinggi Banyak sistem suhu tinggi yang terkenal berada dalam pengaturan ini , yaitu di bawah gunung berapi yang menjulang tinggi . 🔄 Jenis Reservoir Berdasarkan Permeabilitas Tergantung pada: Permeabilitas batuan reservoir dan sekitarnya Tingkat recharge (infiltrasi air tanah) Tiga jenis reservoir dapat dikenali, berdasarkan nilai permeabilitas rata-rata (k) : 💧 Dominasi Fluida Berdasarkan Sl (Liquid Saturation) 🔬 Pembentukan Mineral Hidrotermal Di semua tipe sistem: Mineral hidrotermal terbentuk melalui interaksi antara batuan inang dan fase cair . Contoh: di Kawah Kamojang dan Darajat (Jawa), ditemukan mineral vein calcsilicate seperti: Epidote Wairakite Prehnite Meskipun lubang bor di kedua lokasi mengeluarkan uap , mineral tersebut jelas diendapkan dari fase cair , menunjukkan bahwa permeabilitas batuan inang menentukan apakah suatu lapangan akan menghasilkan uap saja atau campuran...

Part 5 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic

  🔥 III. Manifestasi dari Sistem Suhu Tinggi Manifestasi permukaan—baik yang aktif maupun tidak aktif —dari sistem suhu tinggi dibahas berdasarkan: Topografi batuan vulkanik di sekitarnya Sumber panas yang diperkirakan Pendekatan ini memungkinkan pengelompokan sistem suhu tinggi ke dalam tiga kategori utama : 🗻 1. Manifestasi dari Sistem Hidrotermal yang Berada di Pusat Vulkanik Tinggi Sistem ini berada di gunung berapi yang menjulang tinggi . Sumber panasnya diperkirakan berasal dari pluton lokal yang sedang mendingin . Contoh: sistem di bawah stratovolcano aktif atau kaldera muda. 🏞️ 2. Manifestasi dari Sistem Hidrotermal di Daerah Datar Sistem ini berada di medan yang relatif datar . Panas ditransfer dari kerak panas yang luas atau pluton besar yang tersebar . Biasanya tidak terkait langsung dengan pusat vulkanik aktif. 🧭 3. Manifestasi yang Terkait dengan Sistem Suhu Tinggi di Zona Tumbukan Lempeng Sistem ini berada di atas kerak panas yang luas dalam rezim te...

Part 4 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic

 🌋 Sistem Kuasi Vulkanik–Hidrotermal yang Telah Berkembang   🔍 Apa Itu Sistem Kuasi Vulkanik ?   Sistem ini berkembang ketika aliran gas magmatik berkurang , dan sistem vulkanik–hidrotermal berubah menjadi sistem suhu tinggi yang sepenuhnya bersifat konvektif . Sistem seperti ini juga ditemukan di bawah: Kompleks vulkanik komposit tua (andesitik dan dasitik) Kaldera Kubah silisik (rhyolitik) 🔥 Sumber Panas dan Kondensat Asam Panas yang dilepaskan terutama berasal dari air tanah yang menembus jauh ke dalam dan mengakses pluton yang sedang mendingin . Kondensat asam lebih jarang dibandingkan sistem vulkanik–hidrotermal sejati, tetapi alterasi asam pada batuan tetap terjadi. 🌫️ Solfatara dan Fumarol Solfatara hanya menghasilkan jumlah kecil sulfur . Fumarol tidak mengeluarkan gas vulkanik korosif , meskipun rasio gas non-kondensabel (seperti CO₂, He, Ar) mirip dengan fumarol vulkanik . 💧 Pelepasan Air Netral Terdapat aliran lateral dangkal dari air k...

Part 3 : Manifestasi permukaan dari sistem geotermal dengan sumber panasnya adalah Volcanic

Gambar
  Model konseptual dari sistem volcanic hidrotermal dengan berasosiasi karekateristik manifestasi permukaan. Model ini berdasarkan sistem Suretimeat (Vanuatu) tetapi menunjukkan tipikal fitur selain sistem volcanic-hidrotermal ( garis putus – putus T1 dan T2 merepresentasikan kontur isotermal dari 150 C dan 350 C (Modifikasi Hochstein dan Sudarman, 1993). Conceptual model of a volcanic hydrothermal system with associated characteristic surface manifestations. The model is based on the Suretimeat system (Vanuatu) but shows features typical of other volcanic–hydrothermal systems (broken lines with T1 and T2 represent inferred isotherms for 150C and 350C, respectively). (Modified from Hochstein and Sudarman, 1993.) II. Manifestasi dari Sistem Vulkanik–Hidrotermal dan Sistem Terkait Dalam sistem vulkanik aktif, fluida magmatik yang naik sering bercampur dengan air meteorik yang menyelimuti. Sistem vulkanik–hidrotermal seperti ini baru-baru ini dikenali sebagai jenis sistem ge...